Lari dari kota, kira-kira begitu saya menyebutnya. Saat kita ini para pekerja kantoran sudah begitu jenuh dengan bisingnya kota, dan banyaknya drama kehidupan di ruang kerja.
Sama seperti liburan kali ini, saya pergi mencari sepinya desa di Selong Belanak, yang berada di wilayah Lombok Bagian Selatan. Wilayah ini memang sedang naik daun karena banyak sekali hidden Gem di sana.
Pantai Selong Belanak
Nah bagi yang mau ngerasain pantai ala-ala luar negeri sana yang tidak ketemu pedagang keliling alias dibuntuti pedagang, cocok datang ke sini.

Pantai Selong Belanak menawarkan wisata pantai pasir putih yang datar, dan ramah bagi anak-anak. Terutama yang baru belajar surfing alias beginer.
Di pantai ini anda akan melihat pemandangan laut dan pantai tanpa adanya gangguan seperti pedagang keliling. Namun bukan berarti tidak ada warung atau lapak, sejumlah warung di pinggiran pantai tertata rapi lengkap dengan papan surfing nya.

Lokasi Pantai
Pantai Selong Belanak berjarak kurang lebih sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Mataram. Namun jika langsung dari BIL (Bandara Internasional Lombok) maka anda harus menempuh kurang lebih 1 jam 20 menit untuk sampai ke sini.
Adapun untuk moda transportasi bisa dengan mobil sewaan, travel ataupun sepeda motor. Akses jalannya sudah bagus dan menyuguhkan pemandangan Lombok yang cantik di sepanjang jalannya.
Makanan
Yang tak kalah penting, makanan di pantai ini menurut saya enak, meskipun harganya agak sedikit mahal untuk kantong kita-kita ini. Ada pisang goreng kepok dengan kelapa muda dingin (utuh dengan batoknya), kemudian kopi, serta makanan utama sup ikan, sup cumi, berbagai bakar-bakaran dan makanan tradisional lombok lainnya.
Harga antara warung satu dengan warung lainnya sudah di setting standar, sehingga tidak ada perbedaan harga mencolok di sini. Termasuk soal urusan jasa training surfing atau penyewaan papan surfing.
Untuk jasa kelas belajar surfing pemula di bandrol seharga 250rb untuk anak, dan sekitar 500rb untuk dewasa. Pelatihan dilakukan 2 sesi selama kurang lebih 1 jam setengah.

Tapi bagi wisatawan lokal atau yang sudah lama menetap di sini, harga kadang dipasang bervariasi. Seperti harga sejumlah menu makanan yang bervariasi, diantaranya kelapa utuh dingin seharga 25rb, pisang goreng kepok 30rb, atau cumi kuah kuning dengan harga 85rb seporsi. Namun menurut saya worth it dengan tempat dan rasanya.
Berdasarkan wawancara saya dengan salah satu pelaku usaha lokal di sana yang bernama Jony, harga bagi warga lokal memang ada pembedaan. “Kami juga mengerti dengan tamu lokal yang mungkin tidak seberada bule” tuturnya sesaat sebelum mulai mengajari anak saya dengan papan surfing.
Dari Jony ini juga saya akhirnya paham, bahwa seluruh pelaku pariwisata di sini begitu kompak dalam memberikan pelayanan bagi tamu dan pengunjung yang datang. Mereka berkomitmen bahwa, tamu yang berkunjung harus merasa nyaman dan bisa bersantai.
Rekomendasi Tempat Menginap
Saya bukan ingin promosi ya, tapi ini berdasarkan pengalaman saja sih. Untuk penginapan ada 2 tempat yang bisa saya rekomendasikan bagi anda jika berkunjung ke sini.
1. Disini Lombok Eco Sky House
Dengan konsep villa di ketinggian, Disini Lombok Eco Sky menawarkan pemandangan pegunungan dan lautan dari terasnya. Penginapan yang mengusung konsep alam dengan motto “Suistanable” ini juga menyuguhkan kamar yang sangat nyaman.

Kamar dengan bangunan kayu, dan semua furniturenya. Selain itu, produk-produk yang memang dibuat sendiri dan berbasis tanaman serta ramah lingkungan. Begitu masuk kamar, anda akan menikmati suasana semilir yang sejuk, terutama di balkon.

Sejumlah fasilitas seperti AC, piyama, mini bar, handuk, sikat gigi berbahan kayu dan tumbuhan, sabun dan pasta gigi berbahan tanaman serta berbagai peralatan yang terbuat dari kerajinan tangan. Info lengkapnya bisa dilihat di lama lombokdisini.com
Jarak penginapan ini dengan pantai Selong Belanak sekitar 5-7 menit perjalanan dengan mobil atau motor. Lokasinya di Sempiak, dengan akses masuk melewati perkampungan tradisional. Untuk transportasi, jangan khawatir karena di tempat ini tersedia berbagai jasa travel yang mudah dijangkau.

2. Tiki Boutique Hotel and Yakapri Resto
Nah untuk penginapan yang satu ini berkonsep resort dengan kolam renang. Pemandangannya dari luar biasa saja, karena memang terletak di dataran rendah. Tepatnya di Pinggir jalan besar, jalan Selong Belanak.

Suasana kamarnya juga nyaman, luas dengan kamar mandi outdoor di bagian belakangnya. Sejumlah fasilitas seperti kolam renang untuk tamu umum dan Private villa dengan kolam renang juga tersedia di sini.

Makanan yang disajikan adalah khas italia atau prancis yang dipadu padankan dengan berbagai bahan lokal yang ada. Hasilnya memang enakkkk. Belum lagi di tempat ini ada Yakapri Restaurant dengan pizza class.
Pembuatan pizzanya menggunakan tungku tanah tradisional dan bahan-bahan kaya rempah serta topping. Saya paling suka kelapa utuh yang dingin dengan bola-bola ubi ungu. Spring rollnya memiliki citarasa yang bikin ketagihan.

Jarak dari pantai selong belanak cuma 2-3 menit menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Bahkan kebanyakan tamu memilih berjalan kaki karena dekat. Untuk melihat Profile Tiki Boutique ini anda bisa mengunjungi laman tikilombok.asia.
Di Selong Belanak juga terdapat beberapa objek wisata lainnya, seperti :
- Pantai Mawi1 berjarak sekitar 5 km
- Pantai Tomang-Omang berjarak 2,1 km
- Pantai Semeti berjarak 2,1 km
- Pantai Munah berjarak 2,6 km
- Pantai Gerupuk bagi peselancar yang sudah pro (surfing area untuk expert) yang ombaknya memang lebih besar.
Nah, sudah ada gambaran kapan mau berkunjung. Supaya lebih kepincut lagi dengan Selong Belanak, berikut ini saya bagikan dokumentasi pribadi pas liburan kemarin ya






Mau tanya ada apa lagi di Lombok? tulis di Kolom komentar, maunya apa, ada di sini.
