
Jaje Tujak (uli/ketan tumbuk)
Sementara Jaje Tujak merupakan ketan yang dikukus bersama dengan parutan kelapa kemudian di haluskan dengan alu (ditujak) hingga menjadi lembut dan bisa dibentuk.
Proses pembuatannya mudah, pertama-tama ketan dikukus bersama parutan kelapa yang tidak terlalu tua dengan diberi garam secukupnya sebagai perasa. Selanjutnya selagi panas ketan kukus dimasukkan ke alat wadah lesung kayu dan ditumbuk dengan anak alu hingga kenyal dan bisa dibentuk.
Lapisi atau Bungkus dengan daun pisang dan biarkan dingin hingga nantinya jaje tujak bisa dipotong-potong.
Poteng Jaje Tujak
Makanan khas Lombok yang satu ini berbahan dasar beras ketan. Poteng Jaje tujak sebenarnya berasal dari dua kata yaitu Poteng (tape ketan) dan jaje tujak (ketan kukus tumbuk)
Proses Pembuatan
Poteng (tape ketan)
Poteng merupakan fermentasi dari ketan yang telah di kukus atau yang lazim disebut tape ketan.
Proses pembuatannya ketan di kukus hingga setengah matang, kemudian di uleni dengan air daun suji agar tampilannya bisa hijau alami. kemudian di kukus kembali hingga matang dan setelah itu dibiarkan dingin.
Selanjutnya ketan di tata pada satu wadah dan diberi bubuk tape (ragi khusus fermentasi) dan didiamkan selama 2-3 malam hingga berbau manis.

Baca juga : Nasi Rasul, Ketan Kuning Bertabur Rempah khas Lombok
Makanan traditional Lombok yang satu ini sebenernya merupakan makanan khas yang biasa disajikan ketika perayaan Hari raya Idul Fitri. Namun seiring dengan perkembangan peminatnya yang tetap ada sepanjang tahun, maka penganan ini bisa ditemui di beberapa pedagang setiap harinya.
Apalagi saat ini sudah banyak para penjual yang menawarkan poteng jaje tujak secara online. Maka tak sulit membelinya bila sewaktu-waktu anda berkunjung ke Lombok.
Demikian informasi tentang Makanan khas Lombok kali ini, klik juga di bawah ini untuk melihat artikel destinasi wisata dan makanan khas Lombok lainnya yang wajib dicoba.
